Tanggal 1 Februari 2010 Saya dan 16 teman dari Universitas Muhammadiyah Purworejo ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Desa Kertojayan adalah tujuan kami, awalnya kami tidak paham dimana letak desa tersebut yang kami tahu hanya sebatas desa tersebut terletak di Kecamatan Grabag. Setelah penerimaan oleh Camat Grabag kami satu kelompok beserta Dosen Pembimbing menuju lokasi KKN. Sebelumnya kami bertanya ke salah satu kepala desa yang berada dikantor kecamatan dimana letak desa Kertojayan, kami hanya diberi ancer ancer balai desa Pasar Anom ke selatan kalau sudah ketemu jalan rabat belok ke kanan. Kami sempat kesasar tapi akhirnya kami bertemu salah satu dari warga sana dan kebetulan beliau adalah kepala desanya.
Setelah sampai disana kami langsung disambut ramah oleh beberapa perangkat desa. Yang saya ingat adalah Pak Buntoro yang jadi Sekdes disana facenya terlihat dingin tapi ternyata beliau senang bercanda. Kami satu satu memperkenalkan diri kepada perangkat desa dan Kepala Desa kemudian setelah itu kami diberitahu dimana kami sebulan akan tinggal. Kelompok cowok dan cewek dipisah dan jarak tempat tinggal kami begitu berjauhan kurang lebih kost cowok ke kost cewek berjarak 1 km. Kost cowok berada ditempat mbah bayan kami akrab memanggilnya dan cewek ditempatnya Bu Lurah. Yang berkesan dikost cowok adalah pembagian kerja harian, kelihatannya lucu setiap pagi masing masing dari kami sudah punya tugas sendiri sendiri ada yang mencuci piring, ada yang menyapu rumah depan dan merapikan tempat tidur,dan ada juga yang menyapu halaman rumah yang cukup lumayan luas.
Suasana Desa Kertojayan begitu terasa beda dengan tempat tinggal kami.Daerah pesisir selatan purworejo dikenal dengan daerah dengan kultur masyarakat yang keras.Tapi asumsi itu segera kami sanggah setelah kami semua tinggal beberapa hari didesa ini. Kami mengenal masyarakat desa ini begitu ramah, mereka menyambut kami dengan baik. Bahkan kami merasa kami diberikan lebih disini. Suasana ini membuat kami merasa semakin nyaman disini.Hari hari pertama kita mencoba untuk bersosialisasi dengan masyarakat melalui beberapa forum diantaranya : kami ikut pengajian dibeberapa kelompok pengajian, kami juga ikut bantuin pelaksanaan musyawarah desa, dan juga datang ke beberapa tokoh masyarakat yang berpengaruh disana. Dalam perjalanannya kami dapat pengalaman baru di desa ini. Pada waktu pelaksanaan musyawarah desa menurutku orang orang sini lebih bisa memahami tentang arti demokrasi yang sesungguhnya, mereka berusaha menyampaikan apa yang menjadi keinginan mereka, mereka menyampaikan pendapat dengan santun, dan mereka juga menerima segala sesuatu yang menjadi hasil forum ini dengan bijaksana. saya tidak pernah menemui suasana seperti ini di desa tempat tinggal saya.Dalam perjalanan program KKN saya dipercaya menjadi ketua KKN didesa ini. Satu kepercayaan yang berat buat saya. Dalam pelaksanaanya saya dan teman teman melakukan beberapa program diantaranya : Plangnisasi, Kegiatan Posyandu, Pembuatan Lapangan Volly, Pembuatan Lapangan Takraw, Penyelesaian beberapa Adminstrasi desa, Pasar Murah, dan Bekerja Sama dengan Dinas Kehutanan memberikan 1000 bibit untuk ditanam sebagai pencegahan Global Warming. Sungguh begitu mengesankan pengalaman yang kami dapat dari sebulan di desa ini. Satu lagi yang paling indah di desa ini ternyata Desa ini punya pantai yang indah, Pantai Genjik orang orang sini menyebutnya, dipinggir pantai sebelah timur terdapat ribuan pohon kelapa yang berjajar rapi yang menjadi mata pencaharian para pembuat gula merah. Desa yang begitu memberikan kenangan, dan akhirnya saya berpikir bahwa KKN adalah satu tempat untuk mahasiswa mengenal kultur daerah secara langsung, dan tempat pembuktian teori yang mereka dapatkan dalam perjalanan kuliahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar