Ujian Nasional ( UN ) adalah sebuah parameter penilaian terhadap kualitas pendidikan dinegara ini. Pemerintah melalui Mendiknas telah membuat peraturan menteri yang mengatur standar kualitas satuan pendidikan yang meliputi Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, juga standar Pembiayaan.Keempat hal itu merupakan satu langkah pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan Nasional.Ujian Nasional berada didalam satuan langkah pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan, bukan cuma siswa saja yang dituntut untuk meningkatkan hasil belajarnya tapi guru juga harus berupaya membuat suatu metode strategi untuk memperoleh output siswa yang maksimal, meskipun banyak dari praktek yang ada beberapa dari oknum berupaya mendongkrak hasil belajar siswa dengan pelbagai cara. Cara baik maupun cara yang tidak baik.
Memflash back Ujian Nasional tahun lalu beberapa sekolah mengalami kehancuran karna konon katanya terlalu jujur dengan aturan yang ada.sedangkan yang hasilnya baik malah sekolah yang menerobos aturan main yang ada. Tahun lalu persentase kelulusan UN didukung 60% dari nilai Ujian Negara dan 40% dari Ujian Sekolah. tapi pada kenyataannya bisa dibilang 80% ditopang nilai Ujian Sekolah 20 % Nilai Ujian Negara". Ironis sekali pendidikan kita, seperti tak ada gunanya pemerintah membuat peraturan.Beberapa SMP swasta contohnya pada UN 2010/2011 mendapat predikat buruk.Banyak masyarakat yang memprediksi sekolah sekolah ini tidak terlalu berani memberikan nilai untuk mendongkrak kelulusan.tapi lain halnya dengan Pemerintah melalui sebuah program Pemerintah mengiindikasi bahwa ketidak berhasilan UN tersebut dikarenakan guru tidak mempunyai kompetensi yang baik sehingga perlu diadakan workshop peningkatan kualitas guru.
Dengan adanya kejadian ini pemerintah memberikan subsidi kepada beberapa sekolah untuk meningkatkan kualitas guru mapel UN melalui kegiatan terstruktur berupa workshop peningkatan kualitas guru Mapel UN.Tidak tanggung tanggung dana yang digelontorkan cukup fantastik 50 juta untuk setiap sekolah dan terdapat 20 SMP yang mendapatkannya. Beberapa sekolah sudah mengadakan kegiatan workshop disekolah masing masing.tapi saya bertanya tanya " Apakah dengan 8 kali pertemuan guru akan dapat meningkatkan kualitas pribadinya?". Menurut saya keberhasilan UN adalah peran serta dari semua stackholder yang ada dalam satuan pendidikan tersebut, mulai Kepala Sekolah sampai tukang kebon sekalipun.Mungkin pengalaman ini jangan hanya dimaknai secara parsial saja tapi harus menyeluruh kehal hal kecil yang mungkin bagi kita tidak ada hubungannya.Semoga tahun depan tak ada lagi work shop guru UN karena kita semua ingin UN tahun depan semua sekolah berhasil memberikan yang terbaik untuk semua siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar